Bidang Pencegahan Kebakaran

  • Bidang Pencegahan Kebakaran, dipimpin oleh Seorang Kepala Bidang yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas, mempunyai tugas menyelenggarakan perumusan kebijakan teknis dan menyelenggarakan penyusunan rencana kerja Bidang Pencegahan Kebakaran, meliputi pengurangan resiko kebakaran, inspeksi kesiapsiagaan masyarakat dan lembaga;
  • Dalam menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Kepala

Bidang Pencegahan Kebakaran, mempunyai fungsi:

  1. penyelenggaraan perumusan, pelaksanaan dan evaluasi kebijakan teknis operasional Bidang Pencegahan Kebakaran, meliputi pengurangan resiko kebakaran dan kesiapsiagaan masyarakat dan lembaga;
  2. penyelenggaraan rencana kerja Bidang Pencegahan Kebakaran, meliputi penyuluhan dan pembinaan serta pemeriksaan dan pengawasan;
  3. penyelenggaraan koordinasi, integrasi dan sinkronisasi sesuai dengan lingkup tugasnya; dan
  4. penyelenggaraan monitoring, evaluasi dan pelaporan capaian kinerja Bidang Pencegahan Kebakaran.
  • Uraian tugas Kepala Bidang Pencegahan Kebakaran adalah sebagai berikut:
  1. menyelenggarakan perumusan kebijakan teknis Dinas Bidang Pencegahan Kebakaran;
  2. menyelenggarakan penyusunan rencana kerja Bidang Pencegahan Kebakaran berdasarkan sasaran, kebijakan teknis, strategi dan program kerja Dinas serta kondisi dinamis lingkungan dan masyarakat;
  3. menyelenggarakan menyiapkan bahan, melaksanakan dan mengevaluasi pelaksanaan norma, standar, prosedur, dan kriteria, serta melaksanakan bimbingan teknis, pengendalian dan pelaporan pengurangan resiko kebakaran dan inspeksi kesiapsiagaan masyarakat dan lembaga;
  4. menyelenggarakan peningkatan kesiapan, kesigapan dan keberdayaan masyarakat dan pengelola bangunan serta Dinas terkait dalam sistem ketahanan kebakaran lingkungan sebagai upaya teknis penyusunan Rencana Induk Sistem Proteksi Kebakaran (RSIPK);
  5. menyelenggarakan penyebarluasan informasi sistem proteksi aktif dan pasif serta Rencana Darurat Evakuasi Kebakaran (RDEK) terhadap gedung perumahan, permukiman serta intansi/lembaga lainnya;
  6. menyelenggarakan sinkronisasi pengurangan resiko kebakaran dengan rencana kerja lingkup pengendalian operasional pemadaman sesuai dengan sistem ketahanan kebakaran;
  7. menyelenggarakan inventarisasi data serta informasi Kesiapsiagaan masyarakat dan lembaga;
  8. menyelenggarakan kerjasama/kemitraan dengan organisasi/lembaga dalam pencegahan kebakaran;
  9. menyelenggarakan fasilitasi, kajian dan/atau saran teknis proses pelayanan perizinan untuk penerbitan rekomendasi yang berhubungan dengan pemanfaatan dan pembangunan gedung serta prasarana lainnya;
  10. menyelenggarakan monitoring, evaluasi dan pelaporan bidang pencegahan kebakaran;
  11. menyelenggarakan koordinasi dengan unit kerja lain dan/atau

lembaga/organisasi terkait dalam lingkup tugasnya;

  1. mendistribusikan tugas kepada staf sesuai dengan bidang tugasnya;
  2. mengkoordinasikan seluruh kegiatan seksi dalam melaksanakan tugas;
  3. memberi petunjuk kepada staf untuk kelancaran pelaksanaan tugasnya;
  4. menyelia kegiatan staf dalam lingkup bidang pencegahan kebakaran untuk mengetahui kesesuaiannya dengan rencana kerja;
  5. mengarahkan dan mengendalikan pelaksanaan tugas staf berdasarkan rencana kerja yang telah ditetapkan;
  6. menyusun dan memeriksa konsep surat dinas berdasarkan tata naskah dinas yang berlaku;
  7. mengevaluasi pelaksanaan tugas staf melalui penilaian Sasaran Kerja Pegawai (SKP) untuk mengetahui prestasi kerjanya dan sebagai bahan pembinaan serta upaya tindak lanjut;
  8. melaporkan pelaksanaan tugas dalam lingkup bidang pencegahan kebakaran secara lisan, tertulis, berkala atau sesuai dengan kebutuhan kepada pimpinan;
  9. memberikan saran dan pertimbangan kepada pimpinan sesuai dengan bidang tugasnya; dan
  10. melaksanakan tugas-tugas kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai dengan bidang tugasnya.
  • Kepala Bidang Pencegahan Kebakaran membawahkan:
  1. Seksi Pengurangan Resiko Kebakaran; dan
  2. Seksi Inspeksi Kesiapsiagaan Masyarakat dan Lembaga;
X